Batman Begins - Help Select

Chak Ipoel

Wednesday, 21 January 2015

Susunan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2008-2013


NoNama                                                            Jabatan
1Dr. H. Adhyaksa Dault, SH. M.SiKetua
2H. Suriyadi MS, S.Sos, M.SiWaka Bidang Bina Anggota Muda
3Prof. Dr. Lidya Freyani Hawadi, PsiWaka Bidang Bina Anggota Dewasa
4Marbawi, S.Sos, M.SiWaka Bidang Perencanaan Pengembagan dan Kerjasama
5Dr. P.A. Kodrat Pramudho, SKM, M.KesWaka Bidang Organisasi dan Hukum
6H. Rafli EffendyWaka Bidang Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
7Drs. Achmad RusdiWaka Bidang Hubungan Luar Negeri
8Lusia Adinda Lebu Raya, S.Pd, MMWaka Bidang Komunikasi dan Informasi
9Brigjen TNI M. HerindraWaka Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
10Drs. H. Abdul Shobur, SH, MMWaka Bidang Lingkungan Hidup
11Drs. Yudi Suyoto, MMSekretaris Jenderal
12Bayu Priawan DjokosoetonoBendahara
13Drs. H. Dja’far Umar, MMUrusan Bina Anggota Muda
14H. Mardhani Zuhri, S.Pd.I, MAUrusan Bina Anggota Muda
15AKBP. Dra. Hj. Sri Hartini SarjiatiUrusan Bina Anggota Muda
16Drs. H. Hendro Ekwarso, M.SiUrusan Bina Anggota Muda
17Rio Ashadi, SH, SEUrusan Bina Anggota Muda
18Letkol CZI. Sigit HadisaputraUrusan Bina Anggota Muda
19Drs. H. Anang SuparmanUrusan Bina Anggota Muda
20Prof. Dr. Armai Arief, MAUrusan Bina Anggota Dewasa
21Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, MSUrusan Bina Anggota Dewasa
22Dedy Dharmawan, S.Pd, M.PdUrusan Bina Anggota Dewasa
23Dr. Lena Nuryanti, M.PdUrusan Bina Anggota Dewasa
24M. Nurhamid, S.Pd.IUrusan Bina Anggota Dewasa
25Ir. Lamidi, MUrusan Bina Anggota Dewasa
26HM. Agus Gofurur Rochim, M.PdUrusan Bina Anggota Dewasa
27Anthonius DaudUrusan Bina Anggota Dewasa
28Berly Martawardaya, Ph.DUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
29Asep Rahmat Fajar, SH, MAUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
30Tubagus Arie Rukmantara, S.HumUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
31Drs. H. Syukri Ilyas, MMUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
32Adillah Yuswanti, SH, M.KnUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
33Andre Avizena Sigit, SIPUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
34Sha Ine FebriyantiUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
35Eddy Setiawan, S.Pt, M.SiUrusan Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama
36Amos Asmuruf, SHUrusan Organisasi dan Hukum
37Dr. H. Nadjamuddin Ramly, M.SiUrusan Organisasi dan Hukum
38Fahmi Assegaf, SH, MHUrusan Organisasi dan Hukum
39Sayed Junaidi Rizaldi, S.Sos, M.Si   Urusan Organisasi dan Hukum
40Drs. Baharudin H Tantriwali, M.SiUrusan Organisasi dan Hukum
41Drs. H. Abdullah Paneo, MBAUrusan Organisasi dan Hukum
42R. Ahmad Idham, S.SosUrusan Organisasi dan Hukum
43Mustafa Kamal, SHUrusan Organisasi dan Hukum
44Dr. R. Sihadi Darmo WihardjoUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
45Drs. Ponijan Ouspodiharjo, M.PdUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
46Editha Rahaded, S.Sos, MHUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
47Agus Muslim, SEIUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
48Drs. Saleh Rustandi, MMUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
49Ir. Verry DefrioUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
50Basty Sulistyanto, M.PdUrusan Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka
51Indoreyano, MBAUrusan Hubungan Luar Negeri
52Dr. H. Noer Bahry Noor, M.ScUrusan Hubungan Luar Negeri
53Ichwanul M, MBAUrusan Hubungan Luar Negeri
54Fachri Sulaiman, SHUrusan Hubungan Luar Negeri
55Abdul ChairUrusan Hubungan Luar Negeri
56Totok SuryantoUrusan Komunikasi dan Informatika
57Luqman Hakim Arifin, S.FilUrusan Komunikasi dan Informatika
58Dr. Ummi Azizah Rachmawati, M.SiUrusan Komunikasi dan Informatika
59Hariqo Wibawa Satria, M.SiUrusan Komunikasi dan Informatika
60Sari Sabda Bhakti MadjidUrusan Komunikasi dan Informatika
61Andri YusranUrusan Komunikasi dan Informatika
62Muhammad Syafrudin, ST, MMUrusan Komunikasi dan Informatika
63Olivia ZaliantyUrusan Komunikasi dan Informatika
64Drs. Joni Mardizal, MMUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
65Alex Hasegem, SEUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
66Dr. H. Fauzi Bahar, M.SiUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
67Eko Sulistio, S.SiUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
68Ir. H. Andi Fachry MakkasauUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
69Drs. Boedi OetomoUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
70dr. HaryonoUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
71RanggawisnuUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
72dr. Aris Yudhariansyah, MMUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
73Kurnia BaktiUrusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana
74Mandir Ahmad Syafi’i, S.PdUrusan Lingkungan Hidup
75Sulwan Pusadan, SH, MHUrusan Lingkungan Hidup
76Ir. Bayu TresnaUrusan Lingkungan Hidup
77Jack FidelUrusan Lingkungan Hidup
78Nurdin Hasan, S.Pd.IUrusan Lingkungan Hidup
79Drs. Tjetje SuparmanUrusan Kesekretariatan
80Achmad Mardiyanto, STUrusan Kesekretariatan
81Dra. Hj. Tjikrawati, MMUrusan Kesekretariatan
82Yusuf Suparman, SH, LLMUrusan Keuangan
83Rahmat Baitullah Mohamad, SE       Urusan Keuangan
84Romi Surapalapa, SEUrusan Keuangan
85Drs. Ramli Rasyid, M.Si, M.PdUrusan Korwil Sumatera I
86Drs. H. HardijonoUrusan Korwil Sumatera II
87Dra. Bray. Sri Hardani HadikusumoUrusan Korwil Jawa I
88Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.ScUrusan Korwil Jawa II
89Dr.Ir. Rosiady Sayuti, M.SiUrusan Korwil Bali dan Nusa Tenggara
99HM. Rosehan NB. SHUrusan Korwil Kalimantan
100Drs. Hamzah Haya, MAPUrusan Korwil Sulawesi I
101Dra. Hj. Idah Saidah, MHUrusan Korwil Sulawesi II
102Ir. ML. Rumadas, M.SiUrusan Korwil Maluku dan Papua
103Andalan Nasional Ex-pofficioKetua Pimpinan Saka Bhayangkara
104Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Bahari
105Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Dirgantara
106Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Taruna Bumi
107Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Wanabakti
108Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Kencana
109Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Bakti Husada
110Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Wira Kartika
111Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti
112Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Pariwisata
113Andalan Nasional Ex-officioKetua Pimpinan Saka Kalpataru
114Andalan Nasional Ex-officioKepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tk. Nasional
115Andalan Nasional Ex-officioKetua Dewan Kerja Nasional
116Andalan Nasional Ex-officioWakil Ketua Dewan Kerja Nasional


86Drs. H. HardijonoUrusan Korwil Sumatera II

Sunday, 18 January 2015

Hakikat dunia ini adalah masalah

Hakikat dunia ini adalah masalah. Dengan banyaknya masalah maka terciptalah berbagai lapangan kerja dan profesi. Right..??

Nah, hakikat masalah yang membebani kehidupan kita adalah sebuah pesan yang datang dari Allah swt, sebuah pesan dari alam bawah sadar kita. Sebuah pesan yang berbunyi,

"Perbaiki diri, evaluasi diri, Tingkatkan ketakwaan, & mendekatlah pada-Ku, jalan menuju kemuliaan dirimu sudah Aku berikan lewat ujian masalah ini."

Ketahuilah bahwa sesungguhnya dalam kehidupan ini kita sering mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Oleh karena itu daripada memendam sakit hati kepada kehidupan, adalah lebih baik bila kita belajar untuk menyukai apapun yang kita dapatkan. Dengan menerapkan sikap ini kita sudah merubah posisi diri kita, yaitu bila kita suka berkeluh kesah ataupun marah-marah atas segala masalah kehidupan kita. Maka saat itu posisi diri kita adalah sebagai KORBAN. Sebagai object yang tidak berdaya mengahadapi kondisi dan situasi yang tidak menyenangkan.


Nah, alih-alih berkeluh kesah. Bukankah lebih baik Kita terima saja dengan ikhlas segala keadaan itu, toh... itu adalah situasi yang dimana kita sudah dalam posisi tidak bisa untuk menghindarinya. Mau tidak mau situasi itu harus kita lalui... Nah, dengan merubah sikap kita tersebut. Posisi kita berubah dari sekedar KORBAN, kita sekarang menjadi PELAKU atau Subject. Sebagai pelaku, maka kitapun punya kemampuan untuk merubah Masalah menjadi Berkah. 

Pandangan kita akan berubah, tidak lagi memandang masalah sebagai sebuah beban. Namun memandang masalah sebagai sebuah kesempatan untuk memperbaiki kualitas kehidupan kita. Sebuah kesempatan untuk memperbaiki keadaan, dan menghapus kesalahan di masa lalu. Sehingga dengan begitu kita malah bisa mengucapkan puji syukur kepada Tuhan, atas masalah yang diberikan kepada kita. Yang dengan masalah itu bisa menjadi sebuah batu pijakan untuk kita meraih kesuksesan di masa mendatang. Inilah, ciri-ciri karakter orang-orang Sukses yang harus juga kita miliki.

Life is Never Flat
Kehidupan di dunia tidak pernah datar dan lurus-lurus saja. Life is never flat and life is never straight. Pengusaha sukses tidak akan selamanya sukses suatu saat ia harus besiap menghadapi kerugian. Pelajar yang pintar nan cerdas tidak akan selalu mendapatkan nilai di atas rata-rata, suatu saat ia harus siap dengan nilai yang tidak memuaskan. Orang yang badannya selalu sehat, harus siap jika suatu hari tubuhnya dilanda kesakitan. Di suatu waktu, kebahagiaan tiba memenuhi ruang di dalam hati, tapi di lain waktu seseorang harus siap ketika kesedihan kunjung.

Ini adalah wujud bahwa semua yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah swt. secara berpasangan dan semuanya tidak pernah diam dalam suatu keadaan. Terus berputar, silih berganti.

Dua Macam Ujian
Kita sering merasa bahagia jika yang terjadi pada diri kita adalah sesuatu yang kita harapkan, sesuatu yang kita inginkan dan kita cita-citakan. Kaya raya, bisnis sukses, memiliki tubuh yang selalu sehat, memiliki keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Itu adalah beberapa contoh harapan dan keinginan hidup.

Sebaliknya, kita merasa sengsara, sedih, dan berduka ketika mendapatkan segala hal yang tidak kita inginkan. Misalnya, sakit. Siapa yang mau sakit? Tidak akan ada kan, karena semua orang hanya menginginkan sehat. Misalnya juga bangkrut. Siapa pengusaha yang ingin usahanya gulung tikar? Oh... tidak bisa! Begitu kata Sule, he...he...he... Atau tidak lulus Ujian Nasional (UN) yang momok menakutkan bagi para pelajar kelas IX dan XII. Saya kira tidak ada pelajar yang ingin gagal UN, semuanya pasti hanya menginginkan satu kata saja tidak yang lain yaitu L-U-L-U-S alias lulus.

Quran Surat Muhammad Ayat 7 & As-Shaf Ayat 4

Quran Surat Muhammad Ayat 7

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
"Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." 

Quran Surat As-Shaf Ayat 4

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُم بُنيَانٌ مَّرْصُوصٌ
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh."

Friday, 16 January 2015

kebersamaan dalam sahabat

arti sahabat

Arti Sahabat adalah segalanya.
Sahabat adalah orang ketiga dari orang tua dan guru di sekolah.
Terkadang di saat kita butuh seorang sahabat,ia selalu ada buat kita.
Tidak semua sahabat kita itu saling ada buat sahabat-sahabatnya yang lain.
Terkadang dengan kesibukan mereka masing-masing mereka tidak selalu ada buat kita.
Jadi kita harus saling ngerti satu sama lain.
Sahabat Yang baik adalah mereka yang mengisi kekuranganmu bukan mengisi kekosonganmu(Kahlil Gibran) Seorang sahabat adalah Kado yang anda berikan kepada diri anda sendiri.
Sifat-Sifat Seorang Sahabat :

  • Jika Engkau membuat bakti kepadanya,ia akan melindungimu.
  • Jika Engkau rapatkan persahabatan dengannya,ia akan membalas baik persahabatanmu itu.
  • Jika Engkau Memerlukan Pertolongan daripadanya berupa uang dan sebagainya,ia akan membantumu.
  • Jika Engkau menhulurkan sesuatu kebaikan kepadanya,ia akan menerima dengan baik.
  • Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu,ia akan menutupnya.
  • Jika Engkau meminta suatu bantuan daripadanya ia akan mengusahakannya.
  • Jika Engkau berdiam diri(karena malu hendak meminta),ia akan menanya kesusahanmu.
  • Jika Engkau berkata kepadanya,ia akan membenarkannya.
  • Jika Engkau meraqncang sesuatu,ia akan membantumu.
  • Jika Engkau berselisih faham,Niscaya ia lebih senang mengalah untuk kepentingan persahabatan
 Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang sah-sah saja. Bahkan tak sedikit wanita yang lebih memilih kaum pria sebagai tempat curhat ketimbang rekan-rekan wanita yang dinilainya lebih suka "bergosip ria" atau tidak bisa dipercaya. Begitu juga sebaliknya, tak sedikit pria yang lebih memilih bersahabat dengan rekan wanita, yang salah satu alasanya mungkin untuk bisa mendapatkan pandangan lain dari sudut lawan jenis.
Namun, terlepas dari apapun alasan nya, tak jarang persahabatan seperti ini dinilai lain oleh masyarakat. Karena saking dekatanya dan kerap kali bertemu, tak jarang pasangan sahabat ini dikira pasangan yang tengah dimabuk asmara. Tapi bagaimana bila penilaian ini terlontar pada persahabatan di mana keduanya sudah mempunyai pacar atau pasangan hidup resmi, istri atau suami? Kalo hal ini terjadi salah2 bisa memacu konflik besar yang akan mengarah pada perceraian.
Tidak ada yang bisa menyangkal, terkadang persahabatan seseorang bisa membuat iri banyak orang. Bayangkan dia sepertinya punya tempat yang akan dengan setia menjga dan menampungnya. Persahabatan itu sendiri dibangun dari saling kepercayaan yang tinggi dan saling mengerti tanpa harus dibicarakan atau diutarakan terlebih dahulu. Tak hanya itu selain menjadi tempat berkeluh kesah dan adu argumentasi, sahabat adalah orang yang bisa paling jujur di dunia untuk mengomentari segala hal tentang anda meski akan menyakitkan anda sekalipun.
Namun, tampaknya persahabatan yang Anda bangun ini akan menjadi ancaman bila pacar atau pasangan resmi sahabat Anda kurang mengerti dengan bentuk persahabatan yang Anda bina. Salah2 karena Anda kerap kali meminta saran untuk segala kegiatan hidupnya, mulai karier hingga keluarganya, Anda akan dikira memasuki teritorial orang lain. Dalam arti, pasangan resmi sahabat Anda mungkin saja akan merasa menjadi orang nomor dua dalam hidup pasangannya dan tidak menerimanya.
Satu hal lagi yang akan semakun membuat keadaan parah adalah bisa2 sahabat anda cenderung mengeksekusi sesuatu hal berdasarkan gagasan Anda. "Jangan2 istriku itu berselingkuh dengan sahabatnya", pikiran tersebut mungkin saja akan terlontar pada benak pasangan resmi sahabat Anda.
Bila dilihat, persahabatan yang Anda bangun ini bukan waktu yang singkat. Anda sudah mengenalnya jauh hari sebelum sahabat Anda mengenal dan bahkan menikah dengan pria/wanita pujaannya. Namun itulah realitas hidup. Jalinan persahabatan yang "beda" pun sebenarnya sudah bisa ditangkap dengan kasat mata. Yakni jika seseorang "punya hati" terhadap sahabatnya maka bisa dibaca lewat gerak geriknya, cara memandang, pemilihan kata-kata bahkan kadang sikap salah tingkah, sedikit banyak menunjukkan bahwa dia berharap banyak dari sekedar persahabatan.
So’ gimana cara untuk menjaga persahabatan dengan lawan jenis ini agar tidak mengarah pada perselingkuhan dan tetap bisa berlansung lama? Simak yukk ..

  1. Yang pasti, sejak awal luruskan niat terlebih dahulu. Pasalnya persahabatan yang dimulai dengan niat yang tidak benar bisa saja mengarah pada perselingkuhan. Awali persahabatan dengan sungguh2 karena ada kesamaan sifat, pandangan, hobi, selera dsb. Bukan karena tujuan ingin menjadikan sebagai pacar setelah merebut simpatinya.
  2. Harus ada trust. Apapun yang diceritakan sahabat karena dia menganggap Anda bagia dari hidupnya. Mengkhianati kepercayaan nya berarti Anda sudah bosan dengan pertemanan itu dan bersiap mencari musuh.
  3. Tetap profesional bila bersahabat dengan rekan kantor. Dan persahabatan yang baik adalah persahabatan yang tidak bakal mengorek "isi perut" Anda.
  4. Menjaga privasi masing2. Jangan intervensi dlm masalah sahabat
  5. Kenali pasangan masing2 dan tekankan bahwa tidak semua hal bisa diceritakan kepada sahabat
  6. Jangan posesif.
  7. Keterusterangan itu kadang menyakitkan.
  8. Berpikir dan bertindak positif. Jika mengobrol tentang suatu hal, arahnya bukan mencela, tapi mendiskusikan, dengan begitu seseorang dapat membangkitkan rasa percaya diri sahabatnya.
  Di dunia ini, semua orang pasti butuh sahabat. Walaupun orang jahat yang paling jahat sekalipun, dia pasti juga butuh sahabat.
Dalam perjalanan menuju sukses,kita perlu sahabat yang benar-benar tulus membantu serta membimbing kita.Melalui mereka,kita akan mendapat kekuatan dan tidak mudah bimbang ketika menghadapi halangan ata musibah karena sahabat sentiasa berdiri di samping kita,Memberikan dukungan dan doa agar kita boleh melewati masa-masa sulit yang pasti akan terjadi dalam hidup kita.
Masalahnya apakah kita memiliki sahabat sejati,yang tetap berada di sisi kita saat kesulitan singgah dalam hidup kita?Pengalaman kita memperlihatkan banyak orang mengaku sahabat kita.Saat kita berada dipuncak kesuksessan dan banyak wang mereka selalu ada di sekeliling kita mendampingi kita seolah-olah bodyguard yang siap melindungi kita dari bencana.Akan tetapi ketika kita dirundung masalah yang berat dan keadaan kewangan kita buruk,mereka tidak menampakkan batang hidungnya dihubungi untuk dimintai pertolongan pun sering sulit.
Kisah di bawah ini membantu kita membezakan mana sahabat sejati dan mana orang yang hanya teman belaka.

Dalam kisah 1001 malam,diceritakan mengenai seorang yang mempunyai 2 1/2 orang sahabat.Di sebuah negara Antah Berantah,tinggallah seorang saudagar arab yang kaya-raya bernama Zainal Abidin.Beliau tinggal bersama seorang anaknya yang di asuh dengan penuh kasih sayang.Sewaktu anak ini telah menganjak remaja,dia menjadi pemuda yang gagah dan tinggi budi pekertinya.
  Suatu hari,Zainal Abidin memanggil anaknya lalu berkata," Dalam hidup ini,selain harta benda yang kita miliki sekarang  ini,kita juga perlu mempunyai sahabat-sahabat yang setia dan selalu bersedia membantu kita apabila kita memerlukan bantuan mereka.Anaku,ambillah wang ini dan carilah sahabat-sahabat seperti yang ayah katakan,"
  Berbekalkan wang itu,anaknya pergi keluar kota dan mencari sahabat-sahabat seperti yang dikatakan oleh ayahnya.Setelah bertemu dengan beberapa orang yang dijadikan sahabat-sahabatnya dia pun pulang ke rumah.
  Sesampainya di rumah.ayahnya bertanya."Sudah sekian lama kamu meninggalkan rumah ini untuk mencari sahabat tolong katakan kepada ayah,berapa orang sahabatmu sekarang?"
" Ayah,sejak meninggalkan rumah ini aku telah bertemu dengan 50 orang yang bisa aku jadikan sahabat dan benar-benar tulus bersahabat denganku.."
"Bagus anakku,walaupun ayah telah hidup lebih dari 60 tahun,tetapi ayah hanya mempunyai 2 1/2 orang sahabat saja dan sesungguhnya kamu lebih hebat dari ayah.Bisakah kamu mengundang para sahabatmu ke rumah kita kerna ayah ingin mengadakan acara kesyukuran minggu depan."
 Setelah itu si ayah meninggalkanya untuk membuat acara kesyukuran.Pada hari yang ditentukan,Berkumllah 50 orang sahabat anaknya di rumah dan setelah selesai makan berkatalah Zainal Abidin"Wahai sahabat anakku,Aku amat berbesar hati  kerna kalian semua sudi datang ke rumah ini dan tujuanku mengundang kalian semua adalah karena aku ingin minta pendapat kalian sehubungan dengan musibah yang menimpa anakku ini.Anakku telah dituduh berselingkuh dengan puteri raja dan kalian tahu anakku tidak melakukan perbuatan terkutuk itu tetapi raja tidak mempercayainya.Besok pagi tentera raja akan datang ke rumah ini dan menangkap anakku.
  “Maaf, Pak.Kami sangat takut berurusan denagn raja dan kami tidak dapat berbuat apa-apa.Sekiranya bukan raja,kami pasti akan berpihak pada sahabat kami ini.
  Tiba-tiba salah seorang dari mereka berkata “ Aku akan menemani sahabatku ini,apapun terjadi.Sekiranya tentera raja datang menangkapnya,aku akan ikut bersama  dia mengadap raja dan meminta  belas kasihan raja agar kesalahannya diampuni.Sekiranya tidak mendapat pengampunan,aku siap mempertaruhkan nyawaku untuk menentang perintah raja!”
  Setelah para sahabat pulang ke rumah masing-masing,Zainal Abidin berkata kepada anaknya” Kamu sesungguhnya mempunyai seorang sahabat dan yang lain-lain hanyalah teman-temanmu belaka.Seorang sahabat akan sanggup bersama kita dalam saat kita senang ataupun susah.Besok aku akan memanggil 21/2 orang sahabatku dan aku akan mengenalkannya kepadamu.”
  Keesokkan harinya,Zainal Abidin pun memanggil tiga orang temannya untuk datang ke rumah.Dia menanyakan kabar da kesibukkan masing-masing.Tiba-tiba berkatalah Zainal Abidin,”Sahabat-sahabatku,sebenarnya tujuan aku memanggil kalian adalah karena aku ingin meminta pendapat kalian berkenaan musibah yang melanda anakku.Dia dituduh  berselingkuh dengan  anak raja dan esok tentera raja akan datang menangkap anakku untuk dijatuhi hukuman mati.Kalian semua tahu bahawa anakku sungguh tidak melakukan perbuatan hina tersebut dan itu cuma fitnah belaka.”
  Berkatalah seorang dari mereka” Begini saja.Sebelum tentera raja datang aku akan mengadap raja dan menawarkan seluruh hartaku untuk menggantikan nyawa anakmu”
  Seorang yang lain berkata” Aku akan meminta raja mengambil nyawaku sebagai ganti nyawa anakmu karena akusudah tua dan puas menikmati hidup ini.Biarlah anakmu masih muda terus hidup untuk menikmati hari-hari mendatang..”
Sahabat yang ketiga angkat bicara” Saranku adalah aku akan menemui raja dan menawarkan seluruh hartaku.Sekiranya raja tidak mahu,aku akan menyakinkannya agar beliau mengambil nyawaku sebagai ganti nyawa anakmu..”
  Setelah itu mereka berpelukan untuk pulang kerumah masing-masing dan meminta Zainal Abidin memberi kabar selanjutnya mengenai perkara ini.
  Kemudian Zainal Abidin berkata kepada anaknya,” Kamu lihat anakku,kenapa aku mengatakan aku hanya mempunyai 2 ½ orang sahabat kerana yang seorang hanya sanggup mengorbankan hartanya dan bagiku dia adalah ½ sahabat.Seorang lagi sanggup mengorbankan nyawanya dan yang terakhir sanggup memberikan hartanya dan nyawa sebagai tanda persahabatan kami.Ini semata-mata ketulusan dalam bersahabat.”